Ekstraksi Asam Humat dari Batubara Lignit

 






Ekstraksi Asam Humat dari Batubara Lignit




Penulis:

Sitti Sahraeni
Firman
Afifah Setia Putri
Siti Rahma

Batubara lignit selama ini dikenal sebagai sumber energi dengan nilai kalor relatif rendah. Namun, di balik karakteristik tersebut, lignit menyimpan potensi sebagai bahan baku produk bernilai tambah, salah satunya asam humat. Senyawa organik ini memiliki peran penting dalam bidang pertanian karena berpotensi membantu memperbaiki sifat tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Pemanfaatan lignit sebagai sumber asam humat membuka peluang pengembangan teknologi pengolahan batubara yang tidak hanya berorientasi pada energi, tetapi juga pada pemanfaatan bahan organik untuk kebutuhan pertanian. Buku *Ekstraksi Asam Humat dari Batubara Lignit* membahas karakteristik dan pembentukan batubara, khususnya lignit, konsep serta manfaat asam humat, prinsip ekstraksi menggunakan pelarut basa, dan tahapan pemisahan serta pengujian produk. Pembahasan juga menguraikan perlakuan awal melalui oksidasi hidrogen peroksida (H₂O₂) untuk memodifikasi struktur organik lignit sebelum ekstraksi menggunakan natrium hidroksida (NaOH). Melalui uraian teori, rancangan penelitian, prosedur kerja, serta hasil dan pembahasan, pembaca diajak memahami bagaimana variasi kondisi proses dapat memengaruhi rendemen dan karakteristik asam humat yang dihasilkan.

Lebih baru Lebih lama